Selasa, 26 Agustus 2008
DAFTAR APOTEK WILAYAH KERJA ISFI PROBOLINGGO
NAMA APOTEK DI WILAYAH KERJA ISFI CABANG PROBOLINGGO
KOTA PROBOLINGO
No. NAMA APOTEK; APOTEKER; ALAMAT; Milik
1 BROMO; Dra. Triana Nawangsari, Apt; Jl. Raya Bromo 22 probolinggo; APA
2 FAJAR; Dra. Suaida, Apt; Jl. Panjaitan probolinggo; PSA
3 GATOT SUBROTO; Aprilia dwiwati, Ssi, Apt; Jl. Gatot Subroto probolinggo; APA
4 ITA; Dra. Sri Purwanti, Apt; Jl. Dr. Soetomo probolinggo; PSA
5 JATIMAS; Rina maryana, SSI, Apt; Jl. Panglima Sudirman - Prob; PSA
6 KURNIA; Drs. Amien Prasojo, Apt; Jl. Panglima sudirman - Prob; APA
7 KUSUMA; Deasy wahyuni, Sfarm, Apt; Jl. Ayani Probolinggo; PSA
8 PARAMITA; Sinta , Apt; Jl. Ayani Probolinggo; PSA
9 PROBOLINGGO;proses pergantian apoteker; Jl Panjaitan Probolinggo; PSA
10 SARINAH; Dra. Endang Purwaningsih, Apt; Jl. Panglima Sudirman; PSA
11 SITI AISYAH; Tri Susanti, Apt; Jl. Panglima Sudirman; KLINIK/RSAB
12 SUMBER BARU; Drs. Sundoro, Apt; Jl. Ayani Probolinggo; PSA
13 SUMBER WARAS; Beatrix aryesyam, SSI, Apt; Jl. Raya Randu pangger Prob; PSA
14 SUROPATI; Dra. Elly yunita, Apt; Jl. Ayani Probolinggo; PSA
15 TEDDY; Drs. Candra Teddy, Apt; Jl. Letjen Suprapto - prob; APA
16 UTAMA HUSADA; Drs. Wahyu Hardiati, Apt; Jl. Raya mastrip Probolinggo; PSA
17 PERKASA; Dra. Sri wahyuni, Apt; Jl. Panglima Sudirman - Prob; PSA
18 MASTRIP; Hajar Setyo Palupi, SSI, Apt; Jl. Raya mastrip Probolinggo; APA
KABUPATEN PROBOLINGGO
19 KPRI WALUYO JATI; Rokayah, SSI, Apt; Jl. Dr. Soetomo kraksaan - prob; KOPERASI
20 KRAKSAAN; Dra. Y. rahayu, Apt; Jl. P. Sudirman Kraksaan Prob; PSA
21 LECES; Dra. Harini, Apt; Jl. Raya leces - Prob; KOPERASI
22 MELIA; Luky hardiyanti, Ssi, Apt; Jl. Raya paiton - prob; PSA
23 SITI FATIMAH; Arif Wijayanto, Sfarm, Apt; Jl. Brigjen Katamso-Kraksaan; KLINIK/RB
24 USAHA BAKTI ;Sukmawati, Ssi, Apt; Jl. Raya paiton - prob; KOPERASI
25 WONOLANGAN; Drs. Henny Ananto, Apt ;Jl. Raya dringu - prob; PTP
26 SEHAT; Marlina, SSI, Apt; Jl. Raya P Sudirman - Kraksaan; PSA
27 ROMEO Fitria, Sfarm, Apt Jl. Dr. Soetomo. 1 kraksaan APA
28 ERIKA Ani Handayani, Sfarm, Apt Jl. Raya paiton - prob PSA
Keterangan :
Aktif : kehadiran diapotek 4-6 hari dalam seminggu
Pasif : Kehadiran diapotek 1-3 hari dalam seminggu
Tidak aktif : Kehadiran diapotek 1-2 x dalam 1 bulan ( Rumah luar kota)
Sangat Tidak aktif : Tidak pernah hadir diapotek Rumah luar kota (100 Km)
KOTA PROBOLINGO
No. NAMA APOTEK; APOTEKER; ALAMAT; Milik
1 BROMO; Dra. Triana Nawangsari, Apt; Jl. Raya Bromo 22 probolinggo; APA
2 FAJAR; Dra. Suaida, Apt; Jl. Panjaitan probolinggo; PSA
3 GATOT SUBROTO; Aprilia dwiwati, Ssi, Apt; Jl. Gatot Subroto probolinggo; APA
4 ITA; Dra. Sri Purwanti, Apt; Jl. Dr. Soetomo probolinggo; PSA
5 JATIMAS; Rina maryana, SSI, Apt; Jl. Panglima Sudirman - Prob; PSA
6 KURNIA; Drs. Amien Prasojo, Apt; Jl. Panglima sudirman - Prob; APA
7 KUSUMA; Deasy wahyuni, Sfarm, Apt; Jl. Ayani Probolinggo; PSA
8 PARAMITA; Sinta , Apt; Jl. Ayani Probolinggo; PSA
9 PROBOLINGGO;proses pergantian apoteker; Jl Panjaitan Probolinggo; PSA
10 SARINAH; Dra. Endang Purwaningsih, Apt; Jl. Panglima Sudirman; PSA
11 SITI AISYAH; Tri Susanti, Apt; Jl. Panglima Sudirman; KLINIK/RSAB
12 SUMBER BARU; Drs. Sundoro, Apt; Jl. Ayani Probolinggo; PSA
13 SUMBER WARAS; Beatrix aryesyam, SSI, Apt; Jl. Raya Randu pangger Prob; PSA
14 SUROPATI; Dra. Elly yunita, Apt; Jl. Ayani Probolinggo; PSA
15 TEDDY; Drs. Candra Teddy, Apt; Jl. Letjen Suprapto - prob; APA
16 UTAMA HUSADA; Drs. Wahyu Hardiati, Apt; Jl. Raya mastrip Probolinggo; PSA
17 PERKASA; Dra. Sri wahyuni, Apt; Jl. Panglima Sudirman - Prob; PSA
18 MASTRIP; Hajar Setyo Palupi, SSI, Apt; Jl. Raya mastrip Probolinggo; APA
KABUPATEN PROBOLINGGO
19 KPRI WALUYO JATI; Rokayah, SSI, Apt; Jl. Dr. Soetomo kraksaan - prob; KOPERASI
20 KRAKSAAN; Dra. Y. rahayu, Apt; Jl. P. Sudirman Kraksaan Prob; PSA
21 LECES; Dra. Harini, Apt; Jl. Raya leces - Prob; KOPERASI
22 MELIA; Luky hardiyanti, Ssi, Apt; Jl. Raya paiton - prob; PSA
23 SITI FATIMAH; Arif Wijayanto, Sfarm, Apt; Jl. Brigjen Katamso-Kraksaan; KLINIK/RB
24 USAHA BAKTI ;Sukmawati, Ssi, Apt; Jl. Raya paiton - prob; KOPERASI
25 WONOLANGAN; Drs. Henny Ananto, Apt ;Jl. Raya dringu - prob; PTP
26 SEHAT; Marlina, SSI, Apt; Jl. Raya P Sudirman - Kraksaan; PSA
27 ROMEO Fitria, Sfarm, Apt Jl. Dr. Soetomo. 1 kraksaan APA
28 ERIKA Ani Handayani, Sfarm, Apt Jl. Raya paiton - prob PSA
Keterangan :
Aktif : kehadiran diapotek 4-6 hari dalam seminggu
Pasif : Kehadiran diapotek 1-3 hari dalam seminggu
Tidak aktif : Kehadiran diapotek 1-2 x dalam 1 bulan ( Rumah luar kota)
Sangat Tidak aktif : Tidak pernah hadir diapotek Rumah luar kota (100 Km)
Minggu, 24 Agustus 2008
TANYA JAWAB SEPUTAR FARMASI KLINIK
Ass .. Maaf mengganggu, ada pasien di RS mendapat pengobatan
R/ Tab vit B6
Fargoxin 12,5
Ethambutol
Glucovance
Xanax 0,25
Alganax 0,5 & 0,25
Rifampicin
Codein 20
Minta tolong sarannya pak/bu, karena ada obat yang duplikasi, sekarang pasien kepanasan dan badannya kesakitan setelah minum obat. Terima kasih sebelumnya
Yuli,apt – Surabaya
JAWAB :
Alangkah baiknya bila ibu sebelumnya dapat melihat data laboratorium dari pasien tersebut karena dari data lab akan sangat membantu dalam menganalisa dan melihat bagaimana kemungkinan tujuan terapi dan pengobatannya.
Data lab yang sangat membantu untuk kasus tersebut antara lain :
Gula darah (glucose puasa & glucose 2 jam pp), Hb,
Faal ginjal (Urea,BUN,Creatinine)
Serta suhu, tekanan darah dan nadi
Dari resep dokter yang diberikan diatas sekilas terlihat pasien mengalami 3 macam penyakit yang cukup berat yaitu penyakit TBC, gangguan jantung dan diabetes mellitus serta mengalami batuk-batuk dan pasien mengalami kegelisahan.
Penelusuran sejauh mana dan seberapa lama ketiga macam penyakit itu timbul akan sangat membantu dalam melakukan analisa dan intervensi pengobatan penyakit TBC bisa mempengaruhi kondisi kesehatan jantung demikian halnya dengan taambahan penyakit diabet akan cukup menambah masalah dalam menangani penyakitnya.
Kombinasi Tab vit B6 , Ethambutol, Rifampicin merupakan suatu kombinasi pengobatan terapi awal atau terapi ulang pada TBC & profilaksis TBC aktif.
Fargoxin 12,5 ditujukan untuk meningkatkan daya pompa jantung yang melemah sehingga diperlukan untuk menguatkan kerjanya.
Glucovance merupakan kombinasi glibenclamid & metformin HCL terapi ini merupakan terapi tahap kedua untuk DM type II yang tidak dapat dikontrol dengan diet, olah raga & sulfonilurea atau metformin.
Xanax 0,25 & Alganax 0,5 & 0,25 (keduanya mgd alprazolam) digunakan untuk mengatasi ansietas, ansietas-depresi, panik dosis awal 0,75-1,5 mg 3 kali sehari sehingga masih dalam batas wajar diberikan dosis 1 mg untuk gangguan panic 0,5-1 mg malam hari.
Belum lagi dipersulit dengan penyakit batuk yang sangat mengganggu sehingga diberi codein 20 mg
Kepanasan dan kesakitan bisa diakibatkan oleh gangguan yang terjadi dari salah satu dari ketiga penyakit tersebut, pemberian suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh terkadang diperlukan untuk penyakit yang sudah complicated seperti yang dialami pasien tersebut.
Dari resep tersebut diatas juga perlu kita waspadai adanya interaksi dari berbagai obat yang diminum ;
dan perlu kita pikirkan ternyata kombinasi dari resep tersebut dapat menimbulkan interaksi obat sebingga memungkinkan mempengaruhi tujuan pengobatan :
Rifampicin – glucovance à efek rifampicin mengurangi efek glibebenclamid yang ada dalam glucovance sehingga kita perlu memonitor kadar gula darah pasien
Rifampicin – fargoxin à efek fargoxin berkurang dengan pemberian rifampicin à gunakan kombinasi ini dengan hati-hati, pasien perlu dimonitor. (sumber MIMS interaksi obat)
Dari kasus tersebut kalau kita bisa memonitor pasien di RS setiap hari akan lebih baik dan ini diperlukan hubungan yang baik dengan teman sejawat dokter dan perawat yang ada di ruangan agar tidak ada rasa saling curiga, menyalahkan dll agar kerjasama ini bisa berlanjut saling menjaga kerahasiaan ilmu kedokteran / kefarmasian dan hasil akhirnya patient safety dan kesembuhan pasien yang kita utamakan. Terima kasih. (Drs.Suhartono,Apt)
R/ Tab vit B6
Fargoxin 12,5
Ethambutol
Glucovance
Xanax 0,25
Alganax 0,5 & 0,25
Rifampicin
Codein 20
Minta tolong sarannya pak/bu, karena ada obat yang duplikasi, sekarang pasien kepanasan dan badannya kesakitan setelah minum obat. Terima kasih sebelumnya
Yuli,apt – Surabaya
JAWAB :
Alangkah baiknya bila ibu sebelumnya dapat melihat data laboratorium dari pasien tersebut karena dari data lab akan sangat membantu dalam menganalisa dan melihat bagaimana kemungkinan tujuan terapi dan pengobatannya.
Data lab yang sangat membantu untuk kasus tersebut antara lain :
Gula darah (glucose puasa & glucose 2 jam pp), Hb,
Faal ginjal (Urea,BUN,Creatinine)
Serta suhu, tekanan darah dan nadi
Dari resep dokter yang diberikan diatas sekilas terlihat pasien mengalami 3 macam penyakit yang cukup berat yaitu penyakit TBC, gangguan jantung dan diabetes mellitus serta mengalami batuk-batuk dan pasien mengalami kegelisahan.
Penelusuran sejauh mana dan seberapa lama ketiga macam penyakit itu timbul akan sangat membantu dalam melakukan analisa dan intervensi pengobatan penyakit TBC bisa mempengaruhi kondisi kesehatan jantung demikian halnya dengan taambahan penyakit diabet akan cukup menambah masalah dalam menangani penyakitnya.
Kombinasi Tab vit B6 , Ethambutol, Rifampicin merupakan suatu kombinasi pengobatan terapi awal atau terapi ulang pada TBC & profilaksis TBC aktif.
Fargoxin 12,5 ditujukan untuk meningkatkan daya pompa jantung yang melemah sehingga diperlukan untuk menguatkan kerjanya.
Glucovance merupakan kombinasi glibenclamid & metformin HCL terapi ini merupakan terapi tahap kedua untuk DM type II yang tidak dapat dikontrol dengan diet, olah raga & sulfonilurea atau metformin.
Xanax 0,25 & Alganax 0,5 & 0,25 (keduanya mgd alprazolam) digunakan untuk mengatasi ansietas, ansietas-depresi, panik dosis awal 0,75-1,5 mg 3 kali sehari sehingga masih dalam batas wajar diberikan dosis 1 mg untuk gangguan panic 0,5-1 mg malam hari.
Belum lagi dipersulit dengan penyakit batuk yang sangat mengganggu sehingga diberi codein 20 mg
Kepanasan dan kesakitan bisa diakibatkan oleh gangguan yang terjadi dari salah satu dari ketiga penyakit tersebut, pemberian suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh terkadang diperlukan untuk penyakit yang sudah complicated seperti yang dialami pasien tersebut.
Dari resep tersebut diatas juga perlu kita waspadai adanya interaksi dari berbagai obat yang diminum ;
dan perlu kita pikirkan ternyata kombinasi dari resep tersebut dapat menimbulkan interaksi obat sebingga memungkinkan mempengaruhi tujuan pengobatan :
Rifampicin – glucovance à efek rifampicin mengurangi efek glibebenclamid yang ada dalam glucovance sehingga kita perlu memonitor kadar gula darah pasien
Rifampicin – fargoxin à efek fargoxin berkurang dengan pemberian rifampicin à gunakan kombinasi ini dengan hati-hati, pasien perlu dimonitor. (sumber MIMS interaksi obat)
Dari kasus tersebut kalau kita bisa memonitor pasien di RS setiap hari akan lebih baik dan ini diperlukan hubungan yang baik dengan teman sejawat dokter dan perawat yang ada di ruangan agar tidak ada rasa saling curiga, menyalahkan dll agar kerjasama ini bisa berlanjut saling menjaga kerahasiaan ilmu kedokteran / kefarmasian dan hasil akhirnya patient safety dan kesembuhan pasien yang kita utamakan. Terima kasih. (Drs.Suhartono,Apt)
Minggu, 11 November 2001
KONFERCAB BPC ISFI PROBOLINGGO 2001
Pada hari sabtu dan minggu tanggal 3-4 nopember 2001 di Hotel tampiarto probolinggo, BPC ISFI Probolinggo mengadakan kegiatan konferensi Cabang yang pertama. Dan yang terpilih untuk memimpin ISFI cabang probolinggo untuk masa bakti 2001 - 2006 adalah seorang apoteker yang masih berusia muda energik dan kreatif dia adalah Drs. Suhartono, APoteker, sedangkan sekretarisnya adalah Drs. Sri Purwanti, Apt serta Bendahara adalah Rina Maryana, SSi Apt
terpilihnya Drs SUhartono Apoteker telah membawa angin segar ditengah tugas visi dan misi yang harus diemban BPC ISFI Probolinggo didalam mengangkat dan memberdayakan citra profesi apoteker di era otonomi daerah menuju globaalisasi dimasa yang akan datang.
RENCANA KERJA ISFI
Sepuluh hari setelah terpilih menjadi ketua ISFI Probolinggo di Rumah Makan Sumber Hidup tepatnya tanggal 13 november 2001 diadakan pertemuan yang pertama dan membentuk kepengurusan BPC ISFI Probolinggo yang solid, kreatif dan inovatif.
INFO APOTEKER
Kita sadari bahwa ada kesenjangan informasi maupu n komunikasi antara anggota ISFI dengan pengurusnya utnuk itu pengurus isfi yang baru ingin menjembatani kesenjangan dengan membuat media yang dapat digunakan sebagai informasi timbal balik antara pengurus dan anggota maupun sebaliknya.
Mudah-mudahan dengan adanya media ini diharapkan akan muncul bakat, ide maupun inovasi baru sehingga komunikasi dan informasi diantara sesama anggota dapat terjalin lebih erat dan kekeluargaan. kami persilahkan para teman-teman sejawat isfi untuk mengisi media ini agar lebih informatif dan komunikatif.
IURAN ANGGOTA
Dengan terbentuknya pengurus ISFI yang baru diharapkan akan mampu mengikuti perkembangan IPTEK maupun perubahan - perubahan kebijakan kefarmasian baik Nasional maupun dampak adanya otonomi daerah.
Atas dasar itulah pengurus baru ingin membangkitkan semangat dan aspirasi kita semua. Akan tetapi kelancaran gerak dan kesinambungan kehidupan berorganisasi bertumpu juga pada dana yang tentunya berasal dari anggota. Untuk anggota lama wajib membayar iuran terhitung mulai tahun 2000, sedangkan anggota baru terhitung mulai saat kontrak dengan PSA atau saat mengajukan permohonan ijin Apotek. Iuran anggota ditetapkan sebesar rp. 5000,-/bulan dan dibayarkan tiap tahun sekali atau tiap enambulan sekali.
Domisili Anggota
Domisili anggota ISFI cabang probolinggo yang berada diluar kota probolinggo ternyata sangat menyulitkan pengurus dalam melakukan pembinaan, maupun konsolidasi terhadap anggota untuk itu dalam konfercab BPC ISFI Probolinggo yang lalu dihasilkan kesepakatan-kesepakatan :
1. Untuk anggota baru mulai 2002 anggota ISFI harus sudah berdomisili diwilayah probolinggo
2. Untuk anggota lama yang sudah mengadakan kontrak dengan PSA sebelum tahun 2001 ISFI probolinggo bekerja sama dengan dinas kesehatan kab/kota akan meninjau kembali keberadaan apoteker baik secara administratif maupun secara fisik. bila ternyata ditemukan adanya penyimpangan tentang keberadaan apoteker akan ditindaklanjuti dengan teguran lisan/tertulis.
terpilihnya Drs SUhartono Apoteker telah membawa angin segar ditengah tugas visi dan misi yang harus diemban BPC ISFI Probolinggo didalam mengangkat dan memberdayakan citra profesi apoteker di era otonomi daerah menuju globaalisasi dimasa yang akan datang.
RENCANA KERJA ISFI
Sepuluh hari setelah terpilih menjadi ketua ISFI Probolinggo di Rumah Makan Sumber Hidup tepatnya tanggal 13 november 2001 diadakan pertemuan yang pertama dan membentuk kepengurusan BPC ISFI Probolinggo yang solid, kreatif dan inovatif.
INFO APOTEKER
Kita sadari bahwa ada kesenjangan informasi maupu n komunikasi antara anggota ISFI dengan pengurusnya utnuk itu pengurus isfi yang baru ingin menjembatani kesenjangan dengan membuat media yang dapat digunakan sebagai informasi timbal balik antara pengurus dan anggota maupun sebaliknya.
Mudah-mudahan dengan adanya media ini diharapkan akan muncul bakat, ide maupun inovasi baru sehingga komunikasi dan informasi diantara sesama anggota dapat terjalin lebih erat dan kekeluargaan. kami persilahkan para teman-teman sejawat isfi untuk mengisi media ini agar lebih informatif dan komunikatif.
IURAN ANGGOTA
Dengan terbentuknya pengurus ISFI yang baru diharapkan akan mampu mengikuti perkembangan IPTEK maupun perubahan - perubahan kebijakan kefarmasian baik Nasional maupun dampak adanya otonomi daerah.
Atas dasar itulah pengurus baru ingin membangkitkan semangat dan aspirasi kita semua. Akan tetapi kelancaran gerak dan kesinambungan kehidupan berorganisasi bertumpu juga pada dana yang tentunya berasal dari anggota. Untuk anggota lama wajib membayar iuran terhitung mulai tahun 2000, sedangkan anggota baru terhitung mulai saat kontrak dengan PSA atau saat mengajukan permohonan ijin Apotek. Iuran anggota ditetapkan sebesar rp. 5000,-/bulan dan dibayarkan tiap tahun sekali atau tiap enambulan sekali.
Domisili Anggota
Domisili anggota ISFI cabang probolinggo yang berada diluar kota probolinggo ternyata sangat menyulitkan pengurus dalam melakukan pembinaan, maupun konsolidasi terhadap anggota untuk itu dalam konfercab BPC ISFI Probolinggo yang lalu dihasilkan kesepakatan-kesepakatan :
1. Untuk anggota baru mulai 2002 anggota ISFI harus sudah berdomisili diwilayah probolinggo
2. Untuk anggota lama yang sudah mengadakan kontrak dengan PSA sebelum tahun 2001 ISFI probolinggo bekerja sama dengan dinas kesehatan kab/kota akan meninjau kembali keberadaan apoteker baik secara administratif maupun secara fisik. bila ternyata ditemukan adanya penyimpangan tentang keberadaan apoteker akan ditindaklanjuti dengan teguran lisan/tertulis.
Senin, 05 November 2001
INFO RAKERDA BPD ISFI JAWA TIMUR
pada tanggal 3 dan 4 nopember 2001 di probolinggo telah diadakan RAKERDA BPD ISFI JATIM. kegiatan ini dibuka oleh kepala Dinas Kesehatan Kota probolinggo dr. H.R. Bambang Hariadi dan dilaksanakan setelah kegiatan konfercab BPC Isfi probolinggo yang secara aklamasi memilih Drs. Suhartono, Apt sebagai ketua BPC isfi Probolinggo periode 2001-2006 menggantikan Drs. Amin Prasodjo, Apt yang telah mengakhiri masa jabatannya sebagai ketua ISFI di probolinggo yang pertama kalinya.
Beberapa hal yang telah dirumuskan dan dibahas dalam kegiatan rakerda kali ini adalah :
1. Rekomendasi ISFI jatim terhadap masing-masing BPC tentang kewajiban keberadaan apoteker di apotek, jasa profesi apoteker, gaji pokok, tunjangan-tunjangan lain serta surat keterangan lolos butuh dari BPC isfi yang lama bagi apoteker yang pindah ke kota lain.
2. Perumusan perda/SK walikota tentang ketentuan dan perijinan apotek
3. informasi tentang registrasi on line
4. RUU kefarmasian
Rakerda yang diikuti oleh berbagai perwakilan masing-masing ISFI CABANG se Jawa Timur semakin menarik hingga larut malam dan dilanjutkan dengan kegiatan tour wisata ke Gunung Bromo Probolinggo. Acara ini memberi kesan dan arti tersendiri bagi masing-masing peserta rakerda BPD ISFI Jawa Timur yang diselenggarakan di Probolinggo.
Beberapa hal yang telah dirumuskan dan dibahas dalam kegiatan rakerda kali ini adalah :
1. Rekomendasi ISFI jatim terhadap masing-masing BPC tentang kewajiban keberadaan apoteker di apotek, jasa profesi apoteker, gaji pokok, tunjangan-tunjangan lain serta surat keterangan lolos butuh dari BPC isfi yang lama bagi apoteker yang pindah ke kota lain.
2. Perumusan perda/SK walikota tentang ketentuan dan perijinan apotek
3. informasi tentang registrasi on line
4. RUU kefarmasian
Rakerda yang diikuti oleh berbagai perwakilan masing-masing ISFI CABANG se Jawa Timur semakin menarik hingga larut malam dan dilanjutkan dengan kegiatan tour wisata ke Gunung Bromo Probolinggo. Acara ini memberi kesan dan arti tersendiri bagi masing-masing peserta rakerda BPD ISFI Jawa Timur yang diselenggarakan di Probolinggo.
Langganan:
Postingan (Atom)